Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Sukses Gelar Rapat Tinjauan Manajemen Pasca Audit Mutu Internal

Kediri - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) telah menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai tindak lanjut atas pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) pada seluruh Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan program studi di lingkungan fakultas. Rapat strategis ini dihadiri oleh 35 peserta, yang dipimpin langsung oleh Dekan FEBI, Dr. H. Imam Annas Mushlihin, M.H.I., serta diikuti oleh para Wakil Dekan, Senat, Kepala Program Studi, Sekretaris Program Studi, Kepala Laboratorium, perwakilan Gugus Penjaminan Mutu (GPM), dan jajaran Tenaga Kependidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil temuan audit dan merumuskan rencana tindak lanjut dalam kerangka peningkatan mutu berkelanjutan (continuous quality improvement) yang selaras dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta standar klausul ISO 21001:2018.

Berdasarkan pemaparan dari tim auditor, rapat ini menyoroti beberapa isu internal krusial yang memerlukan perhatian manajemen. Beberapa kesepakatan tindak lanjut terkait isu internal tersebut meliputi:

  • Standardisasi dokumen mutu pada tingkat UPPS dan program studi melalui penyusunan checklist bukti baku, penerapan pengendalian versi, serta monitoring secara berkala.
  • Peninjauan menyeluruh terhadap kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar implementasi pembelajaran berbasis capaian (Outcome-Based Education/OBE) dapat diterapkan secara seragam di seluruh program studi.
  • Penetapan format baku untuk pelaporan monitoring dan evaluasi (monev) serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) pada berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik.
  • Penguatan peta jalan (roadmap) penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM) beserta pendokumentasian integrasinya ke dalam proses pembelajaran di kelas.
  • Pemutakhiran data luaran lulusan, rekognisi, dan penguatan pelaksanaan tracer study secara berkala untuk keperluan evaluasi dan pengembangan kurikulum.

Selain isu internal, forum RTM juga berfokus pada strategi merespons isu-isu eksternal. Adapun langkah-langkah yang akan diambil mencakup:

  • Penyusunan evidence bank terintegrasi guna memenuhi tuntutan kriteria akreditasi LAMEMBA dan standar unggul secara sistematis.
  • Peningkatan keterlibatan praktisi dalam proses pembelajaran untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholder) dan dunia kerja.
  • Pengintegrasian yang lebih erat antara SPMI, pelaksanaan RTM, manajemen risiko, dan penerapan ISO 21001:2018 demi menciptakan sistem manajemen pendidikan yang berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan.

Sebagai kesimpulan, pimpinan fakultas berkomitmen bahwa seluruh rencana tindak lanjut ini akan dilaksanakan secara sistematis, terjadwal, dan dipantau efektivitasnya pada RTM berikutnya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) yang mendasari tata kelola mutu di FEBI.


red: FEBI Media


Berita Lainnya