Kritisi Kebijakan Pertanian di Indonesia dan Usulkan Arah Ekonomi Inklusif Lewat Paper, Mahasiswa FEBI UIN Syekh Wasil Kediri Tampil di SATU ICON 2026

KEDIRI – Forum akademik menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan sekaligus menguji kemampuan dalam mempresentasikan karya ilmiah. Kesempatan tersebut diikuti dua tim mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Syekh Wasil Kediri dalam rangkaian SATU International Conference (SATU ICON) 2026, forum konferensi akademik yang menjadi wadah presentasi dan diskusi karya ilmiah, yang diselenggarakan oleh FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Presentasi karya ilmiah berlangsung pada Rabu (9/9/2026) dalam agenda Call for Paper dan International Conference. Dua tim mahasiswa FEBI UIN Syekh Wasil Kediri mempresentasikan karya ilmiah yang mengangkat isu pertanian berkelanjutan dan pemikiran ekonomi Islam terhadap kapitalisme dalam forum akademik yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Tim pertama terdiri atas Sabrina Aysatul Arshaa dari Program Studi Akuntansi Syariah, Muhammad Fauqonnuri dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, dan M. Arya Basya ‘Aun A. dari Program Studi Pariwisata Syariah. Ketiganya mempresentasikan paper berjudul “Urgensi Kebijakan Pertanian Berkelanjutan untuk Petani Skala Kecil di Indonesia: Perspektif Maqashid Syariah.” Karya tersebut membahas pentingnya kebijakan pertanian berkelanjutan bagi petani skala kecil di Indonesia dengan menggunakan perspektif maqashid syariah.

Sementara itu, tim kedua beranggotakan Rhaishania Muhiba Salafi dari Program Studi Ekonomi Syariah dan Mochamad Ali Adi S. dari Program Studi Perbankan Syariah. Keduanya mempresentasikan paper berjudul “Kritik Muhammad Baqir Al-Sadr terhadap Kapitalisme dan Relevansinya dengan Ekonomi Kontemporer.” Karya tersebut mengkaji pemikiran Muhammad Baqir Al-Sadr dalam mengkritisi sistem kapitalisme serta relevansinya dengan perkembangan dan persoalan ekonomi kontemporer.

Dalam pelaksanaannya, kedua tim menyampaikan gagasan yang telah mereka susun melalui presentasi karya ilmiah di hadapan peserta konferensi. Agenda tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memaparkan hasil pemikiran sekaligus memperoleh pengalaman dalam menyampaikan karya ilmiah pada forum akademik lintas perguruan tinggi.

SATU ICON 2026 mengangkat tema “Green, Blue, and Circular: An Integrated Framework for Sustainable Global Economy”. Tema tersebut menjadi landasan pembahasan mengenai berbagai perspektif pembangunan ekonomi berkelanjutan dalam konferensi. Keikutsertaan mahasiswa FEBI UIN Syekh Wasil Kediri turut menjadi bagian dari diskusi akademik mengenai isu-isu ekonomi yang berkembang di tingkat global.

Melalui keikutsertaan dalam SATU ICON 2026, dua tim mahasiswa FEBI UIN Syekh Wasil Kediri memperoleh pengalaman dalam mengembangkan, menyampaikan, dan mendiskusikan gagasan ilmiah di lingkungan akademik lintas perguruan tinggi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pengembangan wawasan dan kemampuan mahasiswa dalam mempresentasikan karya ilmiah.

Penulis: Sabrina Aysatul Arshaa

FEBI Media


Berita Lainnya